Press Release of Indian Mission to ASEAN Press Release of Indian Mission to ASEAN

5th Roundtable of the ASEAN-India Network of Think-Tanks (Bahasa)

Indian Mission to ASEAN
Jakarta

Siaran Pers


5th Roundtable of the ASEAN-India Network of Think-Tanks

Misi Diplomatik India untuk ASEAN bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, ASEAN-India Center (AIC), Sistem Penelitian dan Informasi untuk Negara Berkembang (RIS), New Delhi, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI) menyelenggarakan 5th Roundtable of ASEAN-India Network Think-Tanks (AINTT-5) di Jakarta pada tanggal 6-7 Januari, 2018. Acara ini dihiasi oleh kehadiran Yang Mulia Sushma Swaraj, Menteri Luar Negeri India, Yang Mulia Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Yang Mulia Lim Jock Hoi, Sekretaris Jenderal ASEAN, Yang Mulia Preeti Saran, Pemimpin SOM India, Yang Mulia Jose Tavares, Pemimpin SOM Indonesia, Yang Mulia Suresh K. Reddy, Duta Besar India untuk ASEAN dan 27 think tank termasyhur dari negara-negara ASEAN dan India. Lebih dari 100 orang terkemuka, korps diplomatik dan para pejabat berpartisipasi dalam acara ini. Buku acara dari AINTT-4 yang berjudul "ASEAN-India: Strengthening the Ties That Bind" juga dirilis di acara ini. Platform ini menyediakan ruang bagi para ahli dan ilmuwan dari negara-negara ASEAN dan India untuk bertukar pandangan dalam memperkuat hubungan yang telah ada di bidang politik, ekonomi dan sosial-budaya di antara kedua wilayah tersebut.

AINTT-5 memiliki lima sesi selain sesi inagurasi. Sesi I: Keamanan dan Kerjasama Maritim, Sesi II: Perdagangan jasa dan investasi, Sesi III: Warisan Budaya, Sesi IV: Kerjasama Pendidikan, dan Sesi V: Langkah ke Depan: AEC 2025 dan India. Sesi – sesi tersebut bersifat topikal dan diminati pada masa kini.

Sesi I membahas keamanan dan kerja sama maritim. India merupakan tetangga maritim terdekat ASEAN di barat. Saat ini, lebih dari 2/3 perdagangan barang dagangan mereka dilakukan melalui jalur laut. Kerjasama maritim India dengan negara-negara ASEAN merupakan dimensi penting dari "Act East Policy". ASEAN dan India bertujuan untuk melakukan upaya bersama untuk menangani tiga aspek maritim: konektivitas, keamanan dan kerja sama. Sesi ini membahas tantangan maritim yang dihadapi ASEAN dan India yang perlu ditangani melalui kerjasama yang lebih besar.

Sesi II membahas mengenai perdagangan jasa dan investasi. India dan ASEAN telah menandatangani Perjanjian Perdagangan Barang di Kawasan ASEAN-India pada tahun 2009 dan perjanjian Perdagangan Jasa pada tahun 2014. ASEAN dan India menjadi lebih terintegrasi secara ekonomi dan ada banyak ruang untuk memperdalam integrasi ini melalui perdagangan barang jasa dan investasi. India adalah mitra Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). Menuju keberhasilan dalam konteks ini, integrasi yang lebih luas dan lebih dalam dengan biaya yang lebih rendah untuk berbisnis di seluruh perbatasan dapat menandai jalan yang kritis ke depan, terutama dalam perdagangan jasa. Sesi ini juga mengulas hambatan perdagangan antara ASEAN dan India dan membuat serangkaian rekomendasi untuk memperkuat hubungan ekonomi.

Sesi III membahas warisan budaya. Hubungan peradaban dan budaya antara India dan Asia Tenggara berawal dari ribuan tahun yang lalu. Sesi ini membahas warisan budaya ASEAN dan India dan mengidentifikasi lingkup dan peluang dalam mempromosikan kesamaan hubungan budaya yang ada di antara mereka.

Sesi IV mendiskusikan kerjasama pendidikan. ASEAN dan India telah bekerja sama untuk mendukung keterlibatan yang lebih besar di sektor pendidikan. Para pelajar dari India dan ASEAN saling mengunjungi untuk studi yang lebih tinggi. ASEAN dan India telah berusaha untuk membangun jaringan universitas, yang akan memfasilitasi pertukaran kurikulum, fakultas dan penyebaran karya penelitian.

Sesi V merundingkan Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025 dan India. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan langkah besar menuju kerjasama dan integrasi yang lebih baik. MEA memiliki beberapa implikasi bagi India dalam masalah ekonomi, politik-keamanan dan sosial budaya. Sesi kedua dari belakang membahas potensi dan tantangan MEA dan implikasinya bagi India dan mitra wicara lainnya.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati ulang tahun ke 25 Hubungan Kerjasama Kemitraan ASEAN-India pada tahun 2017. Acara ini melambangkan kedekatan hubungan ASEAN-India dan merupakan langkah untuk meningkatkan konektivitas orang-ke-orang antara negara-negara di Asia Tenggara dan India. Acara ini juga telah memberikan wawasan penting dalam proses pembentukan Komunitas ASEAN, termasuk penyelesaian isu-isu yang menonjol melalui dialog dan kerja sama. India mendukung sentralitas ASEAN dan cara ASEAN menyelesaikan isu melalui dialog dan kerja sama dengan langkah yang nyaman bagi semua orang.

Jakarta
6 Januari 2018

Go to Navigation